KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menyoroti minimnya fasilitas rehabilitasi bagi para pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia penyakit masyarakat.
Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor menggelar Operasi Pekat. Dalam giat tersebut Satpol PP berhasil mengamankan sebelas wanita yang diduga PSK.
Sastra Winara menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan solusi nyata dan dukungan anggaran untuk pembinaan mereka.
Baca Juga: Ketua DPRD Sastra Winara: Harkitnas Momentum Generasi Muda Bersama-sama Membangun Kabupaten Bogor
"Tentu ketika memang sudah ada razia pekat, pemerintah daerah harus memberikan solusinya juga, ketika ada yang mau dibina tentu sudah disiapkan fasilitas-fasilitasnya supaya tidak terulang lagi," ucap Sastra Winara kepada wartawan, Selasa (20/05/2025).
Sastra Winara meminta agar pemerintah daerah segera menyampaikan rencana anggaran yang dibutuhkan, agar DPRD dapat melakukan kajian lebih lanjut.
"Mangga pemerintah daerah menyampaikan anggarannya berapa. Nanti akan kita kaji kemampuan keuangan daerah. Kalau memang cukup, tentu akan kita fasilitasi," tutur Sastra Winara.
Selain itu Sastra Winara menegaskan, pentingnya pendekatan yang holistik dalam menangani permasalahan sosial ini.
Banyaknya PSK yang terjaring razia, tetapi belum memiliki tempat rehabilitasi yang memadai, DPRD Kabupaten Bogor mendorong agar masalah ini segera menjadi prioritas dalam perencanaan anggaran tahun berikutnya.