BOGOR, CEKLISSATU -- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bogor mengumpulkan puluhan tokoh lintas agama dalam sebuah seminar di Hotel Taman Teratai, Jalan Raya Puncak KM 77, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Kamis dan Jumat (24-25/7/2025).
Seminar digelar dalam upaya pencegahan konflik sosial sesuai tajuk peran strategis tokoh agama dalam pencegahan konflik sosial. Sehingga, seminar ini diikuti puluhan peserta yang berasal dari tokoh agama dan tokoh masyarakat dari enam agama berbeda, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), dan Kementerian Agama (Kemenag).
Ketua Tim Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan konflik Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Muhammad Luthfi R, mengungkapkan, selama ini masyarakat lebih meminta pandangan kepada tokoh agama maupun tokoh masyarakat dalam beragam persoalan sosial kemasyarakatan.
Baca Juga: Nurul Arifin Minta Pemerintah Siapkan Langkah Konkret Antisipasi Dampak Konflik Israel-Iran
“Warga masyarakat di Kabupaten Bogor hingga saat ini masih menjaga kultur kearifan lokal yang masih melekat. Adapun tujuan kita kumpulkan para tokoh agama ini dengan memiliki satu pemikiran yang sama tidak ada lagi membedakan saya agama mana dan hal-hal lain termasuk organisasinya,” ujar Luthfi.
Pihaknya berharap semuanya memiliki cita-cita yang sama agar tak terjadi konflik sosial dalam rangka untuk Kabupaten Bogor istimewa dan gemilang.
Ketua FKUB Kabupaten Bogor, KH Asep Saefudin, menegaskan bahwa peran dan fungsi FKUB khususnya di Kabupaten Bogor dalam memelihara kerukunan antar umat beragama sehingga dapat meminimalisir terjadinya konflik di dalamnya.
“Kami semua berharap dengan kegiatan seperti ini dapat lebih menjaga sekaligus meningkatkan keshalehan sosial di setiap pemeluk agama dan keyakinan masing-masing. Kita apresiasi langkah dan upaya Kesbangpol Kabupaten Bogor yang turut serta menciptakan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang,” ungkapnya.
(Acep Mulyana)