KABUPATEN BOGOR, CEKLISSATU.COM -- Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memperkuat kolaborasi pengelolaan sampah regional menyusul rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) serta kebutuhan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) TPA Galuga, yang dibahas melalui rapat di Pendopo Bupati, pada Senin (24/11/2025).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, sinergi lintas wilayah menjadi kunci untuk menjawab tantangan besar pengelolaan persampahan dan mewujudkan masa depan lingkungan Bogor Raya yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Menurutnya, Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kota Bogor untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan persampahan. 

Baca Juga: Pemkab Bogor Genjot Pembangunan 233 Kopdes Merah Putih, Rudy Susmanto: Penguatan Ekonomi Masyarakat

Kedua daerah berupaya mewujudkan sistem persampahan yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.

"Ini jadi langkah kami untuk memperkuat sinergi antardaerah guna mengoptimalkan pengelolaan persampahan. Guna menghadirkan kualitas lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Bogor,” ucap Rudy Susmanto dalam keterangan resminya.

Ia menekankan, TPA Galuga menjadi tantangan paling kompleks dalam pengelolaan sampah wilayah Bogor. Sehingga pengelolaannya membutuhkan keberanian, pengorbanan, dan kerja bersama.

Baca Juga: Wabup Bogor Jaro Ade Bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka Hadiri Rakornas Percepatan Penurunan Stunting

Saat ini Pemerintah Pusat menetapkan Bogor Raya sebagai wilayah Band 1 pembangunan PSEL, yang pada awalnya melibatkan beberapa daerah. 

Namun sebagian daerah mundur, sehingga kini hanya Kota Bogor dan Kabupaten Bogor yang melanjutkan komitmen tersebut.

“Kami tetap ingin bersih hati melanjutkan pengelolaan sampah bersama Kota Bogor. Kami sudah bersurat kepada DPRD menindaklanjuti keputusan tahun 2020. Tujuannya satu: sampah terolah, baik sampah baru maupun sampah lama,” jelas Rudy Susmanto.

Baca Juga: Pemkab Bogor Genjot Pemerataan Infrastruktur, Rudy Susmanto: Pembangunan Bogor Tidak Lagi Terpusat di Cibinong

Rudy Susmanto juga menyebutkan, kerja sama ini harus menjadi langkah strategis yang berkesinambungan karena PSEL memiliki dampak besar baik manfaat maupun tantangannya, sehingga pengelolaan sampah bersama harus diimbangi dengan penyelesaian masalah bersama.

Ia mengingatkan bahwa sejumlah aspek penting perlu ditangani secara kolaboratif, mulai dari akses jalan menuju TPA Galuga, pengelolaan PDAM, hingga kesiapan infrastruktur energi dan pengairan untuk operasional PSEL.

"Semua untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, Sekda Kota Bogor Ajak Guru Kenang Jasa Pahlawan Bidang Pendidikan

Melalui pertemuan ini, Pemkab dan Pemkot Bogor meneguhkan kembali komitmen untuk menghadirkan sistem persampahan yang modern, efisien, dan ramah lingkungan melalui PSEL serta pengelolaan terpadu TPA Galuga.

“Bersama kita wujudkan kualitas lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya.