BOGOR. CEKLISSATU – Tembok tinggi dan jeruji besi tak menghalangi kepedulian untuk datang. Sebanyak 500 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, mendapat pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut digelar Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong bersama sejumlah mitra gereja.

Bagi warga binaan, kegiatan itu bukan sekadar kesempatan memeriksakan kondisi kesehatan. Ada makna lain yang mereka rasakan ketika sejumlah relawan datang menyapa dan memberikan pelayanan di balik tembok lapas.

Salah seorang warga binaan mengaku bersyukur mendapat kesempatan memeriksakan kesehatan sekaligus memperoleh obat tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Lapas dan seluruh bapak ibu dari mitra gereja yang sudah datang memberikan pemeriksaan kesehatan dan obat secara gratis. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami,” ujarnya.

Menurutnya, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan.

“Selain bisa mengetahui kondisi kesehatan, kami juga merasa diperhatikan dan tidak dilupakan oleh orang-orang di luar sana,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, warga binaan menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim pelayanan. Bagi mereka yang membutuhkan penanganan, obat-obatan diberikan secara cuma-cuma sesuai hasil pemeriksaan.

Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong tidak bergerak sendiri. Sejumlah mitra turut terlibat, di antaranya PD GBI & PGLII Kabupaten Bogor, Gereja Katolik Paroki Kota Wisata Cibubur, GBI Tapak Siring, Shama Ministry, GPIB Pengharapan, serta GPIB Trinitas.

Pihak Lapas Kelas IIA Cibinong menyambut baik kegiatan tersebut. Dukungan seperti ini dinilai memiliki arti penting dalam menunjang proses pembinaan warga binaan, khususnya dalam pemenuhan perhatian terhadap kesehatan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra gereja yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada Warga Binaan Lapas Cibinong. Pemeriksaan kesehatan dan bantuan obat yang diberikan hari ini tentu sangat bermanfaat bagi Warga Binaan,” ungkap perwakilan Lapas Cibinong.

Menurutnya, proses pembinaan di dalam lapas membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, kehadiran masyarakat melalui kegiatan sosial menjadi bagian dari sinergi untuk mendukung warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata dan menunjukkan bahwa proses pembinaan di Lapas tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan serta sinergi dari berbagai pihak,” katanya.

Hal senada disampaikan perwakilan mitra gereja. Menurutnya, kedatangan mereka ke Lapas Cibinong tidak semata-mata untuk memberikan pelayanan kesehatan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menyapa, mendengarkan dan menunjukkan bahwa warga binaan tetap mendapat perhatian.

“Kami sangat bersyukur dapat diberikan kesempatan untuk hadir dan melayani bersama di Lapas Cibinong. Kegiatan hari ini bukan hanya tentang pemeriksaan kesehatan atau pemberian obat, tetapi juga bagaimana kami dapat hadir, menyapa, mendengarkan, dan menunjukkan kepedulian kepada Warga Binaan,” tuturnya.

Ia berharap pelayanan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga binaan sekaligus menjadi bagian dari dukungan selama mereka menjalani proses pembinaan.

“Kami berharap apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat bagi mereka dan menjadi bagian kecil dari proses yang membantu mereka menjalani pembinaan dengan lebih baik,” lanjutnya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis itu sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan warga binaan tidak berhenti pada kehidupan di balik jeruji.

Ada dukungan dari masyarakat, perhatian dari berbagai pihak dan ruang untuk tetap membangun harapan selama menjalani masa pembinaan.

Dengan kondisi kesehatan yang terjaga serta dukungan yang terus diberikan, para warga binaan diharapkan dapat mengikuti proses pembinaan dengan baik hingga tiba waktunya kembali ke tengah masyarakat.

Saat kembali nanti, mereka diharapkan mampu membuka lembaran baru dan mengambil peran positif di lingkungan masing-masing.