BOGOR, CEKLISSATU - Jalan Otto Iskandar Dinata akan diberlakukan rekayasa lalu lintas menyusul adanya proyek pelebaran jalan dan jembatan pada awal tahun 2023 mendatang.
"Rekayasa dimulai periode Maret-April 2023. Nanti beberapa opsi, tapi dari Tugu Kujang itu ditutup total yang arah ke jembatan," ucap Walikota Bogor, Bima Arya, belum lama ini.
Menurut Bima, sudah memiliki skema rekayasa lalu lintas namun masih perlu dimatangkan. Masih ada waktu 4 bulan untuk melakukan pembahasan terkait proyek pembangunan dan pelebaran jembatan Otista yang akan berdampak penutupan jalan selama sembilan bulan.
"Pelebaran jembatan ini dilakukan untuk mengurai kemacetan di ruas jalan itu akibat bottle neck," ucapnya.
Baca Juga : Jelang Akhir Tahun, Pemkot Bogor Sibuk Perbaiki Infrastruktur
Menurutnya, pemkot tidak memiliki pilihan selain menutup ruas jalan itu selama proyek berjalan.
"Ini tidak boleh mundur karena nanti akan telat. Karena ini pekerjaan besar. Kenapa harus ditutup? Kalau tidak ditutup maka enggak akan ngejar selesai. Ini tahun tunggal jadi harus selesai di 2023," ungkapnya.
Diketahui, pembangunan jembatan Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor akan dilakukan awal tahun 2023. Selama pembangunan, akan ada penutupan jalan. Rencananya penutupan sendiri akan dilakukan selama 9 bulan atau sampai akhir Desember 2023.
"Jadi Insya Allah Desember ini kita akan mulai proses pembangunan Jembatan Otista. Desember akan dibuka lelang untuk MK, konsultan manajemen konstruksi selama dua bulan sampai Januari," ujarnya.
"Setelah itu akan dilakukan review untuk desain selama satu bulan, sampai Februari. Baru kemudian Februari akhir kita akan mulai lelang untuk konstruksinya. Selama satu bulan targetnya. Jadi ditargetkan April idealnya, awal, untuk groundbreaking Jembatan Otista ini," sambungnya.
Bima menegaskan dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian hingga Dishub Kota Bogor untuk melakukan pengkondisian.
Mengingat pembangunan Jembatan Otista yang menelan anggaran Rp52 miliar dari bantuan Pemprov Jabar ini, Jalan Otista akan ditutup total untuk mengejar waktu pengerjaan konstruksi sesuai dengan target yang sudah ditentukan.
"Karena ini bukan multi years atau tahun jamak, ini tahun anggaran di 2023 harus selesai. Artinya kita perhitungkan, kalau April sudah bisa groundbreaking, maka dalam waktu 9 bulan ini akan targetnya selesai di Desember 2023," katanya.